Hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah cara kamu memegang kamera, cara memegang kamera yang tepat adalah posisi yang mampu meminimalkan guncangan kamera sehingga terhindar dari hasil foto yang buram s aat kamera memotret, rana atau shutter naik dan sensor terisi cahaya. Jika kamu bergerak ketika rana terbuka, cahaya atau lampu akan mengotori sensor dan menghasilkan foto yang buram. Cara meminimalkan hal ini terjadi adalah dengan mendekatkan lengan ke tubuhmu agar stabil.hal ini dapat mengurangi guncangan dan mendapatkan hasil yang setajam mungkin, atau kamu dapat menggunakan tripod apabila kamu ingin mengambil pemotretan long-exposure.
Komposisi adalah fitur hadiah untuk kamera. Sayangnya, banyak amatir tidak memperhatikan komposisi, sehingga hanya dapat mengambil hasil yang baik secara kebetulan saja.Tetapi, begitu kamu benar-benar memahami komposisi, kamu akan mendapatkan bidikan foto yang memuaskan.Cara untuk menggunakan komposisi sebenarnya sangat mudah. Dengan membagi layar kameramu menjadi tiga menggunakan dua garis vertikal dan dua garis horizontal dan menempatkan elemen-elemen menarik di salah satu dari empat persimpangan
3. Kontrol Exsposure
Jika kamu masih pemula, kamu harus belajar mengenal salah satu kunci mendapatkan gambar yang maksimal, yaitu dengan eksposur.Eksposur akan memberikan kamu kontrol terhadap kameramu dengan adanya aperture, shutter speed.
4. Pahami Aperture.
Aperture merupakan lubang di dalam lensa dimana cahaya masuk melewati lubang tersebut.Mirip dengan pupil mata, semakin lebar aperture, semakin banyak cahaya yang diizinkan masuk dan sebaliknya.Ketika aperture melebar, f/angka semakin rendah dan lebih banyak cahaya yang diizinkan masuk ke kamera.Hal ini bagus untuk cahaya rendah, namun untuk mengambil gambar landscape tidak dianjurkan karena kurang mengambil depth of field.






Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus